Perlengkapan Senjata Allah VI

Perisai Iman

Efesus 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

Perisai adalah suatu alat pertahanan yang melindungi tubuh atas serangan dari depan, baik serangan panah, maupun senjata lainnya. Sebelum berangkat berperang, setiap prajurit harus membawa perisai kalau dia tidak mau mati konyol. Saat ini perisai masih digunakan. Kebanyakan digunakan oleh Polisi anti huru-hara untuk melindungi dirinya dari serangan lemparan batu para demonstran.

Seperti yang pernah saya tulis dalam artikel terdahulu yang berjudul “manjadi laskar kristus” bahwa setiap hari kita menghadapi peperangan rohani terhadap kuasa-kuasa kegelapan, oleh sebab itu sebagai laskar kristus kita juga harus mempunyai perisai kalau kita tidak mau mati konyol. Perisai yang kita bawa adalah perisai iman.
Pada ayat diatas di katakan bahwa Perisai berfungsi untuk memadamkan panah api dari si jahat. Sebenarnya perisai dapat digunakan untuk menahan serangan tombak dan pedang, namun disini Paulus memfokuskan perisai di gunakan untuk menghadapi panah api. Mengapa, karena serangan pedang selain dapat ditahan dengan perisai juga dapat ditahan dengan pedang dan tombak, serangan tombak selain dapat di tahan dengan perisai juga dapat di tahan dengan tombak dan pedang. Tetapi serangan panah api tidak dapat ditahan dengan tombak dan pedang. Panah api hanya dapat di tahan oleh perisai.

Panah api adalah senjata yang sangat kejam, membunuh dan menghanguskan, senjata yang benar-benar menghancurkan. Panah dengan mata yang tajam dapat membunuh, sementara api menghanguskan. Ini adalah senjata yang sangat kejam karena selain membunuh manusia senjata ini juga digunakan untuk menghanguskan sehingga yang menjadi korban bukan hanya mati tetapi juga terbakar dan hangus.

Ini adalah gambaran dari pekerjaan Iblis yang sangat kejam dan tidak berbelas kasihan. Dia bukan hanya berusaha membunuh manusia tetapi juga membinasakan selamanya didalam api yang kekal.

Yohanes 10:10a Pencuri (Iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan;

Bentuk serangan panah api :

1. Ditembakkan dari kejauhan.
Panah biasanya di tembakkan dari kejauhan. Dari kejauhan adalah gambaran dari masa depan. Iblis sering menyerang kita dengan intimidasi-intimidasi masa depan yang tidak pasti.. Ini sangat berbahaya dan membinasakan. Ketakutan akan masa depan membuat orang tidak semangat untuk hidup, rasa-rasanya ingin segera meninggalkan dunia ini. Ketakutan akan masa depan banyak membuat orang bertindak salah. Ada orang yang mengambil tindakan bodoh, membunuh dirinya karena merasa tidak punya harapan dan masa depan lagi. Akibatnya bukan hanya tubuhnya saja yang binasa, jiwanyapun ikut binasa.

2. Datang dari tempat yang tersembunyi.
Serangan panah api juga biasanya meluncur dari tempat yang tersembunyi. Ini adalah gambaran dari kuasa-kuasa kegelapan yang menyerang dari tempat tersembunyi. Contohnya : santet, guna-guna dan lain sebagainya. Ini semua adalah salah satu wujut pekerjaan Iblis. Banyak orang yang tidak percaya akan hal ini, tapi saya dan istri pernah mengalami serangannya dan semalam-malaman kami berperang dan dalam nama Yesus kuasa kegelapan itu tidak bisa berbuat apa-apa.

Saudaraku, dengan perisai iman, kita dapat menahan kedua serangan ini. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibrani 11:1). Dengan iman kita dapat mematahkan segala serangan panah api Iblis baik berupa intimidasi-intimidasi mengenai masa depan yang suram maupun serangan-serangan kuasa kegelapan. Dengan iman kita bisa melihat bahwa kita mempunyai masa depan yang penuh harapan. Dengan iman kita bisa melihat bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara yang besar atas hidup kita, dan dengan iman kita juga bisa melihat bahwa Tuhan merancangkan masa depan yang penuh harapan.

Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Demikian pula, dengan iman percaya kepada Tuhan Yesus, kita dapat mematahkan segala serangan kuasa kegelapan. Dan dengan mengimani firman Tuhan maka kuasa-kuasa kegelapan tidak dapat menjamah kita.

Bilangan 23:23 sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah:

Kita adalah Yakub-Yakub atau Israel-Israel rohani. Ayat ini memberitahu kita bahwa tidak ada mantera, tenungan ataupun sejenisnya yang mempan terhadap kita. Mengapa? Karena dengan beriman kepada Tuhan Yesus, maka kita berada didalam naungan lindungan Yang Maha Tinggi.

Mazmur 91:1-7 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.” Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialahperisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

Keluaran 14:14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”

Tapi perlu diketahui, orang Kristen yang saya maksud yang tidak mempan terhadap kuasa-kuasa kegelapan adalah orang Kristen yang benar-benar menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Bukan Kristen KTP, tapi orang Kristen yang bersedia di kuduskan dan hidup dalam kekudusan. Jabatan dalam pelayanan tidak menjamin seseorang itu hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan, makanya jangan heran kalau ada pelayan Tuhan masih bisa dan takut kena santet.

Amsal 2:7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,

Saudaraku, kuat tidaknya pertahanan kita tergantung tebal tipisnya perisai kita. Semakin tebal perisai maka akan semakin kuat dan semakin baik. Demikian pula, pertahanan kerohanian kita juga akan semakin kuat kalau iman kita semakin tebal. Namun satu hal jangan lupa bahwa perisai lama-kelamaan bisa berkarat. Agar perisai tetap terpelihara maka harus senantiasa di lumuri dengan minyak, dan ini berarti perisai tidak dapat di pisahkan dengan minyak.

Yesaya 21:5b…. “Hai para panglima! Siaplah tempur, minyakilah perisai!”

Minyak adalah bicara pengurapan Roh Kudus. Oleh sebab itu agar iman kita tetap terpelihara maka harus ada pengurapan dari Roh Kudus. Mengapa? Karena salah satu fungsi dari Roh Kudus adalah memberi kekuatan kepada kita.

Raja Saul, pada pertempuran terakhir yang membawanya kepada kematian, telah memiliki tanda-tanda kekalahan. Perisai Saul tidak dilumuri dengan minyak. Hal itu menunjukkan kurangnya persiapannya dalam pertempuran itu, dan akhirnya memang benar, mereka kalah bahkan akhirnya Saul beserta anaknya Yonatan mati dalam pertempuran itu.

II Samuel 1:21 Hai gunung-gunung di Gilboa! jangan ada embun, jangan ada hujan di atas kamu, hai padang-padang pembawa kematian! Sebab di sanalah perisai para pahlawan dilumuri, perisai Saul yang tidak diurapi dengan minyak.

Tuhan Yesus memberkati
Bersambung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: