Perlengkapan Senjata Allah IV

Baju zirah keadilan

Efesus 6:14-15 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;

Setelah kita membahas perlengkapan senjata Allah tentang “ikat pinggang kebenaran” pada artikel yang lalu maka sekarang kita membahas “Bajuzirah keadilan”.

Bajuzirah adalah suatu perlengkapan perang yang berfungsi melindungi tubuh (perut sampai dada) dari senjata musuh, baik tubuh bagian depan maupun bagian belakang. Mengapa tubuh tersebut harus dilindungi? Karena dalam tubuh tersebut ada organ vital manusia yaitu hati/jantung. Selain perlindungan atas senjata musuh, bajuzirah juga sangat membantu keamanan pemakainya saat ada serangan musuh yang bersifat tidak di duga-duga.

Dalam peperangan rohani, umat Tuhan juga harus mengenakan bajuzirah, tetapi bukan bajuzirah secara jasmani, yang terbuat dari logam. Bajuzirah yang dikenakan adalah bajuzirah keadilan (Breastplate of Righteousness). Keadilan yang dimaksud disini adalah keadilan yang mengandung kebenaran, kebenaran firman Tuhan. Keadilan menurut dunia dan keadilan menurut firman Tuhan tidak sama. Di dalam alkitab di kisahkan ada seorang ibu janda miskin memberikan persembahan hanya 2 peser di bait suci, sementara itu orang-orang kaya memberikan banyak. Kalau kita tilik dari keadilan dunia maka siorang kayalah yang menyumbang paling banyak.Tetapi Tuhan Yesus menyatakan bahwa si janda miskinlah yang memberikan paling banyak karena dia memberikan seluruh yang ada padanya. Itulah keadilan yang mengandung kebenaran.

Saudaraku, seperti yang saya nyatakan diatas bahwa bajuzirah bertujuan melindungi jantung/hati. Jantung/hati adalah organ tubuh penting yang menyangkut hidup-mati manusia. Demikian pula bajuzirah keadilan (Righteousness) juga berfungsi melindungi/menjaga hati. Mengapa hati harus dilindungi/dijaga? Karena mati-hidup manusia rohani kita tergantung hati.

Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Markus 7:21-22 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

Sadar atau tidak sadar sebenarnya hati kita senantiasa menjadi sasaran senjata iblis. Senjata yang dipakai iblis untuk menyerang hati manusia adalah keserakahan, kesombongan, iri hati, hawa nafsu, kebebalan dll. Semua senjata iblis itu dapat ditahan oleh baju zirah keadilan. Sekali lagi, yang saya maksud keadilan disini adalah keadilan yang mengandung kebenaran.

Saudaraku, hati yang terbuka yang tidak memiliki pelindung akan menjadi bulan-bulanan senjata iblis. Jangan heran kalau di dunia ini kita menemukan ada orang yang serakah, orang yang sombong, iri hati dan dengki dan lain sebagainya, itu karena mereka tidak memakai bajuzirah keadilan untuk menjaga dan melindungi hati mereka.

Berikut ini adalah ciri-ciri orang yang mengenakan baju zirah keadilan (Orang yang menjaga hatinya dengan keadilan).
Tidak akan berpikir hanya untuk kepentingannya sendiri, melainkan berpikir untuk kepentingan semua orang. (Filipi 2:2-4)
Tidak sombong, tidak menganggap dirinya lebih hebat dari orang lain. Yesus adalah Putra Allah yang maha tinggi. Namun dia rela melepaskan semua kemulianNya dan turun ke dunia untuk menjadi sama dengan manusia bahkan menjadi hamba.
Tidak iri hati, iri hati timbul karena tidak bisa menerima kalau orang lain lebih baik dari dirinya.
Tidak serakah, orang serakah adalah orang yang hanya mencari keuntungan sendiri.
Dsb.

Saudaraku, hati harus senantiasa di kenakan baju zirah keadilan. Jangan sampai musuh merebut dan menguasainya. Bila itu terjadi maka kita akan benar-benar berada dibawah kendalinya. Saya ingat, sebelum saya dapat menikah dengan istri, saya harus terlebih dahulu merebut hati calon mertua saya, jadinya pernikahan saya dengan istri tidak terlampau rumit.

Hati adalah pusat segala aktivitas manusia. Apa yang diperbuat manusia tidak muncul begitu saja. Pertama sekali muncul di hati, kemudian hati bekerja sama dengan otak. Dan otak memerintahkan bagian-bagian tubuh untuk mengerjakannya. Itulah sebabnya, orang berbuat kejahatan bukan terjadi begitu saja. Kejahatan pertama sekali muncul di dalam hatinya, kemudian melalui otak hati memerintahkan anggota-anggota tubuh untuk melakukan kejahatan yang sudah dirancangkan dalam hati. Akhirnya kejahatanpun menjadi nyata.

Tuhan Yesus ketika di kayu salib, lambungnya di tikam dengan tombak. Lambung adalah bagian tubuh yang sangat dekat dengan hati. Dan saya yakin bahwa ujung tombak tersebut pasti menembus ke hati. Tuhan Yesus menanggung tikaman itu untuk menggantikan hati kita yang jahat yang seharusnya ditikam. Tuhan Yesus bukan hanya menyucikan kita oleh darah-Nya, melainkan juga rela menanggung hukuman yang seharusnya kita tanggung. Begitu besar kasih Tuhan atas kita. Oleh sebab itu marilah kita mengenakan baju zirah keadilan untuk menjaga hati kita dan menyerahkan hidup kita pada-Nya untuk dipakai menjadi senjata-senjata kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.
Bersambung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: