Perlengkapan Senjata Allah I

Celah bagi iblis untuk masuk dan menguasai manusia

Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

Ayat ini menjelaskan bahwa Iblis senantiasa bekerja melalui tipu muslihat. Dengan cara itu ia mencari kesempatan dan celah untuk dapat masuk dan menguasai kita. Sekali ada celah maka ia langsung masuk dan menguasai kita, dan sekali kita dalam kuasanya maka kita akan susah untuk melepaskan diri. Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang jatuh dan masuk dalam tipu muslihat iblis, dan saya juga adalah orang yang pernah jatuh dan terikat dalam jebakan iblis.
Iblis bisa masuk dan memasang perangkapnya karena ada celah. Ada beberapa celah yang bisa dimanfaatkan iblis untuk masuk dan menguasai kita, yaitu :

1. Sikap Kompromi.
Kompromi adalah suatu sikap membuka diri untuk menerima masukan dari pihak lain.
Kompromi menjadi salah satu celah untuk iblis masuk. Hawa jatuh karena dia kompromi dan memberi iblis kesempatan berdialog dengannya. Seandainya dia langsung mematahkan segala percakapan iblis, maka ia pasti tidak akan jatuh dan terjerat dalam tipu daya iblis.

Pada umumnya orang jatuh dalam kompromi karena takut mengalami kesulitan. Contohnya, ada orang yang pada dasarnya tidak mau korupsi, tetapi karena seluruh rekan kerjanya sudah melakukan itu, dan ia takut di singkirkan dan dianggap tidak setia kawan, akhirnya diapun melakukan hal yang sama.

Saudaraku, saat ini saya sedang dalam pergumulan dalam keluarga besar saya. Keluarga besar kami dalam acara tertentu mempunyai tata cara dan kebiasaan-kebiasaan yang saya nilai bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan, oleh sebab itu saya mengambil sikap tegas tidak mau kompromi dan menolak hal itu. Akibatnya saya di kucilkan dari keluarga, bahkan dalam berbagai kegiatan saya dianggap tidak ada. Tapi tidak mengapa, saya mengasihi mereka tapi saya lebih mengasihi Tuhan. Saya berharap dan berdoa semoga suatu saat Tuhan membuka mata rohani mereka untuk menerima kebenaran firman Tuhan yang murni.

Tuhan Yesus pernah di cobai oleh iblis sebanyak tiga kali, namun Tuhan menyadari akan siasat dan tipu daya iblis dan langsung bertindak tegas dengan berkata :”enyahlah, iblis” (Matius 4:10). Akhirnya iblis mundur dan tidak berani lagi mendekat pada-Nya.

Saudaraku, jemaat Tiatira adalah jemaat yang penuh kasih, iman, jemaat yang rajin melayani bahkan dikatakan jemaat yang tekun (Wahyu 2:18-19). Namun Tuhan mencela mereka karena mereka kompromi dan membiarkan seorang wanita yang mengaku seorang nabiah dan disebut juga wanita Izebel mengajarkan ajaran sesat di tengah-tengah jemaat Tuhan.

Kompromi juga bisa terjadi karena sikap yang ragu-ragu apakah itu benar atau salah. Orang yang sudah dapat mengetahui dengan pasti mana yang benar dan mana yang salah akan dapat bertindak dengan tegas. Itu artinya kompromi adalah suatu sikap ketidak dewasaan dalam iman. Tuhan ingin umatnya menjadi umat yang dewasa dan bisa bertindak tegas, bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, terlebih lagi bisa memutuskan sendiri apa yang benar (Lukas 12:57).

2. Emosi/Amarah.
Amarah dapat membuat orang kehilangan kendali atas dirinya. Setiap manusia mempunyai rasa amarah. Secara matematika amarah berbanding lurus dengan harga diri. Semakin tinggi harga diri seseorang maka semakin tinggi pula peluangnya untuk marah. Namun sebaliknya, amarah berbanding terbalik dengan kasih. Semakin tinggi amarah maka kasih akan semakin menipis. Iblis tahu senjata yang paling gampang untuk menjatuhkan manusia dan menghilangkan kasih adalah melalui amarah. Suami-Istri bisa bercerai pasti penyebab utamanya adalah amarah. Amarah sering di manfaatkan iblis untuk menjatuhkan kita. Oleh sebab itu amarah perlu di padamkan.

Efesus 4:26-27 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

Amarah hanya bisa dipadamkan oleh yang namanya kerendahan hati. Orang yang rendah hati tidak akan gampang menjadi marah. Namun sebaliknya, orang yang sombong akan sangat gampang sekali menjadi marah. Kalau boleh saya jabarkan, secara matematika kerendahan hati berbanding lurus dengan kasih dan berbanding terbalik dengan amarah. Artinya, semakin besar sikap rendah hati maka semakin besar pula rasa kasih yang muncul namun semakin kecil peluang amarah untuk muncul.

3. Dosa Masa Lalu.
Iblis sering menggunakan dosa masa lalu untuk membuat anak-anak Tuhan tidak bertumbuh dalam kerohanian. Iblis sering mendakwa kita dengan dosa masa lalu yang pernah kita perbuat.

Rasul Paulus adalah orang yang punya masa lalu yang kelam. Dia menyiksa dan membunuh umat Tuhan. Dia tahu itu adalah dosa besar, namun satu hal yang dia sadari bahwa Tuhan Yesus sudah mengampuni dosanya di kayu salib, dan dia tidak mau iblis menggunakan masa lalunya untuk menghambat pelayanannya. Itulah sebabnya dia berkata :

Filipi 3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Paulus menyadari bahwa Tuhan Yesus telah melupakan dosa masalalunya, oleh sebab itu untuk apa lagi dia mengingat-ngingatnya? Bukankah itu bisa menghalangi pertumbuhan kerohaniannya? Kebih baik fokus kedepan, yaitu mengerjakan visi Tuhan dalam hidupnya.

Kita semua pernah melakukan dosa, namun sejak kita bertobat dan menerima Tuhan Yesus, Tuhan sudah tidak ingat lagi akan dosa kita. Oleh sebab itu kita pun tidak perlu mengingatnya lagi. Fokuskan hidup kita pada panggilan keselamatan yang dari Tuhan.

Mazmur 130:3 Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

4. Kekuatiran Masa Depan.
Iblis juga sering menggunakan masa depan untuk menakut-nakuti manusia. Gambaran masa depan yang suram adalah senjata yang paling ampuh iblis untuk membuat manusia kuatir. Karena kekuatirannya membuat manusia jatuh dalam dosa tenung/ramal. Manusia mencari tukang ramal untuk mengetahui masa depannya. Dia tidak tahu bahwa dia telah masuk dalam tipu daya dan dusta iblis.

Zakharia 10:2 Sebab apa yang dikatakan oleh terafim adalah jahat, dan yang dilihat oleh juru-juru tenung adalah dusta, dan mimpi-mimpi yang disebutkan mereka adalah hampa, serta hiburan yang diberikan mereka adalah kesia-siaan. Oleh sebab itu bangsa itu berkeliaran seperti kawanan domba dan menderita sengsara sebab tidak ada gembala.

Saudaraku, itulah empat celah yang umum digunakan oleh iblis untuk masuk dan menguasai manusia, oleh sebab itu mari kita berjaga-jaga senantiasa dan jangan memberi kesempatan kepada iblis untuk masuk dan menguasai kita.

I Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Tuhan Yesus memberkati….Bersambung…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: